
Sejak tahun 2009 sampai sekarang proyek Box Culvert banyu urip - benowo surabaya masih berlangsung.
kalau parameternya adalah pembanguanan fisik memang betul, tapi apakah itu solusi ? tunggu dulu . mari kita perhatikan bersama. kalau menurut saya proyek box Culvert
ibarat "sekali mendayung satu dua pulau terlampaui" artinya dengan ditutupnya sungai dan dijadikan jalan raya diatas akan ada setidaknya 3 hal yang diinginkan Pemkot.
1. Tata kota.
Memang benar jika kita perhatikan mulai daerah kupang sampai banyu urip sekarang tampak rapi dan bersih. tapi hanya daerah itu saja sayang nya. setelah daerah itu
pasar tradisional tetap saja membikin semerawut. sebenarnya pangkal masalah adalah keberanian pihak pemkot untuk menertibkannya. bukanya membuat "kompromi" dengan
pedagang, hal ini sangat mudah sekali dimanfaatkan oleh oknum dilapangan baik dari pihak pedagang maupun dari aparat.
2. Lalu - lintas.
Jalan banyu urip - benowo merupakan jalan utama menuju kota di sebelah barat surabaya untuk itu perlu ditata lebih baik agar kemacetan tidak terjadi. sehingga dengan
ditutupnya sungai dan dijadikan jalan raya menjadikan jalan bayu urip - benowo lebih besar dengan 4 jalur, 2 jalur kanan dan 2 jalur kiri. tapi sayang rekayasa lalu
lintas masih kacau. sebagai contoh di perempatan cantik masih ada rambu lalu lintas yang memperbolehkan ke jalur kanan Khusus untuk beberapa angkot. kondisi ini
membuat sangat berbahaya karena berlawanan arah. kembali lagi hal ini karena "kompromi" jika beberapa angkot tersebut dilarang untuk belok kanan maka akan memakan
trayek angkot lain nya, karena untuk putar balik arah benowo cukup jauh kalau harus belok kiri dari perempatan cantik.
3. Banjir.
ini yang paling mengemaskan, ditutupnya sungai dengan Box Culvert diharapkan sungai akan lebar dan bersih ujungnya aliran air akan lancar. saya sangat setuju ( karena
sering kebanjiran seh ).untuk beberapa tahun mendatang saya yakin setelah proyek selesai masalah pendangkalan sungai yang telah ditutup Box Culvert tidak terjadi,
setelah itu bagaimana jika ada pedangkalan karena lumpur ? meskipun saya paham dengan dibangunnya got tambahan di sisi kira jalanu ntuk mencegak sampah masuk dari
kampung. tapi masalah nya adalah lumpur. saya bisa bicara begini karena itu terjadi di kampung saya, anda bisa datang ke tandes lor 2 disana tidak ada got di kanan
kiri jalan.got ada ditengah jalan dan dibeton dengan bak kontrol. tapi apa yang terjadi setelah hampir 5 tahun perawatannya sulit dan akhirnya dangkal.
menurut saya proyek Box Culvert banyu urip - benowo , hanya langkah cepat dan mudah. sebenarnya rencana pembangunan jalan tersebut semenjak saya SD sudah ada Plan
bahwa nantinya sungai akan jadi median jalan. artinya sungai akan ada ditengah untuk membatasi jalur kanan dan kiri. karena proses pembebasan tanah yang rumit dan
mahal maka ditempuh alternatif Box Culvert.
memang untuk me"edukasi" masyarakat untuk menjaga kebersihan sunngai, ketertiban dan kedisiplinan sangat sulit atau dari orok kita diciptakan seperti itu, hem ....
saya yakin tidak. akhirnya kita akan tunggu konsistensi Pemkot untuk mengatasi permasalahan.
0 komentar :
Posting Komentar